Beberapa kerusakan yang sering terjadi
pada katup atau klep selama pemakaian mesin motor antara lain adalah:
a. Seting / kedudukan daun katup aus /
pecah,
b. Batang katup-nya aus atau mengecil,i
c. Batang katup-nya bengkok.
Cara perbaikan daun katup yang sudah
aus
Apabila daun katup aus hanya sedikit
maka perbaikan bisa dengan cara men-sekur lagi. Namun apabila daun katup pecah
maka perbaikannya harus melakukan penggantian dengan yang baru. Dan setiap
penggantian katup yang baru harus di-sekur lebih dahulu tujuannya agar
kedudukan daun katup bisa merapat dengan seting katup dari kepala silinder.
Cara perbaikan batang katup yang aus
atau mengecil
Jika batang klep sudah aus maka
harus dilakukan penggantian yang baru dan pada waktu mengganti katup ini
sebaiknya bos katup / guide valve-nya juga harus diganti baru. Untuk mengganti
katup saja cukup kita pasang sendiri tetapi kalau mengganti bos katup harus
dilakukan oleh bengkel bubut.
Cara perbaikan batang katup yang
bengkok
Apabila sampai batang katup bengkok
maka perbaikannya harus dengan penggantian dengan yang baru
Cara
perbaikan
a. Tentukan masalah pada klakson.
Kenali jenis kerusakan klakson mobil untuk membantu Anda memutuskan cara
memperbaikinya.
b. Buka kap mesin dan mintalah seseorang menekan
klakson jika terdengar pada volume rendah. Banyak mobil memiliki
2 klakson atau lebih. Jika bunyi klakson rendah saat ditekan, 1 klakson atau
lebih telah berhenti berfungsi.
c. Carilah klakson pada pendukung radiator inti atau di
belakang grille mobil.
d. Lepaskan konektor kabel.
Klakson menyerupai sekring dengan kawat yang mengarah keluar. Untuk melepas
konektor kawat, tekan ke bawah ujung bawah konektor lalu tarik kabel keluar.
Lepaskan baut pemasangan dan pelat sambung yang melekat pada kabel. Bersihkan
komponen lalu pasangkan kembali. Mintalah seseorang untuk membunyikan klakson .
e. Belilah klakson baru jika membersihkan bagian
klakson tidak memperbaiki rendahnya suara klakson.
Anda dapat memilih untuk mengganti klakson rusak dengan jenis klakson yang
sama, Anda dapat memilih klakson mobil yang umum digunakan.
3. Air Radiator Muncrat
Cara Memperbaiki Air Radiator Muncrat
Untuk Memperbaiki Air Radiator
Muncrat tentu anda harus membuka cylinderhead, untuk memeriksa kondisi Gasket
dan Cylinderhead tersebut. setelah diketemukan kerusakannya pada dua point tersebut
untuk Gasket anda hanya perlu menggantinya, jika kerusakan terjadi pada
Cylinderhead, maka anda harus meratakan bidang pada cylinderhead tersebut. bisa
anda bawa ke tukang slep cylinderhead biasa menyatu dengan bubut dan korter.
Untuk mengetahui kerusakan pada Cylinderhead anda harus teliti ketika membuka
Cylinderhead. jika Gasketnya dalam kondisi baik berarti besar kemungkinan
Cylinderhead yang rusak. untuk mengetahui rata dan tidak, anda bisa gunakan
benang. Tarik benang dari ujung ke ujung.
4. Pada saat pedal gas dilepaskan
kecepatan kendaraan berkurang dengan cepat dan berhenti tiba -tiba.
Kemungkinan Penyebab
- Gangguan pada sistem rem parkir/tangan.
- Gangguan pada sistem rem.
Pemeriksaan dan Perbaikan
- Jika timbul masalah seperti di atas, pertama periksa rem parkir. Berikut gangguan yang sering timbul pada sistem rem parkir :
- Penyetelan rem parkir kurang tepat.
- Kabel-kabel penarik rem parkir sudah jelek/kendor.
- Sambungan batang-batang penarik rem parkir sudah aus atau kendor.
- Gangguan sistem rem saat mengemudi bisa dideteksi dari rasa panas berlebihan, kadang disertai ceceran minyak rem pada selubung/tromol atau piringan rem/disk brake . Jika sejak awal pijakan sudah terasa berat, berarti jarak bebasnya tidak ada. Keadaan ini menunjukkan antara batang penekan (bersatu dengan bagian pedal rem) dan silinder utama tidak ada jarak bebas. oleh karena itu, batang penekan selalu dalam keadaan menekan plunger silinder utama seperti pada saat pengereman. Jadi meskipun pedal rem sudah bebas, karena plunger silinder utama tidak dapat bergerak balik dengan sempurna, maka tekanan minyak dalam saluran-saluran tidak berkurang seluruhnya.
5. Setiap rem dioperasikan, terdengar
bunyi putaran bergesekan dari bagian roda.
Kemungkinan Penyebab
- Gangguan pada bidang gesek rem.
- Kontak yang tidak tepat antar bidang gesek rem.
Pemeriksaan dan Perbaikan
- Sepatu rem yang sudah aus sebaiknya diganti. Sebab, paku keling sepatu rem yang aus akan menonjol dan bergesekan dengan tromol/selubung rem. Kadang terjadi pengerasan pada sepatu rem sehingga halus dan mengkilat, sedangkan ketebalannya masih baik. Ampelas permukaan sepatu rem untuk memperoleh permukaan baru.
- Pemasangan sepatu rem dan tromol yang tidak tepat dapat menimbulkan bunyi pada saat pengereman. Bawa kendaraan ke bengkel.
6.
Kondisi
Busi Rusak
Busi yang rusak atau mau mati, ini
bisa menyebabkan mesin mobil tersendat-sendat dan brebet. Coba periksa busi dan
atur kembali kerenggangan celah busi. jika sudah lama, mending ganti baru
aja.
7.
TPS
(Throttle Position Sensor)
TPS (Throttle Position Sensor) yang
rusak atau bermasalah juga akan membuat mobil tersendat-sendat dan juga bisa
membuat rpm mesin naik turun. Sensor ini bisa ditemukan pada throttle
body, atau rumah skep gas. Ciri-cirinya adalah adanya kabel gas di seberang TPS
pada throttle body. komponen ini dapat digeser-geser untuk penyetelan. coba
anda kendurkan bautnya dan geser-geser.
8. Saat kendaraan berjalan,setir sulit
digerakan.
Kemungkinan Penyebab
- Tekanan ban depan terlalu rendah atau terjadi kebocoran.
- Minyak pelumas pada bak roda gigi setir atau pelumas pada sambungan batang kemudi dan bantalan roda kurang.
- Penyetelan sistem kemudi kurang tepat.
Pemeriksaan dan Perbaikan
- Periksalah kondisi tekanan ban depan. Sesuaikan tekanan sesuai persyaratannya.
- Periksa sistem kemudi dengan mendongkrak bagian depan kendaraan hingga kedua roda terangkat. Gerakkan kemudi penuh ke kiri, lalu gerakan pelan-pelan ke kiri dan ke kanan. Amati kerusakan yang mungkin terjadi. Lakukan juga sebaliknya, putar penuh kemudi ke kanan, lalu gerakkan pelan-pelan ke kiri dan ke kanan. Bagian-bagian yang perlu diperiksa:
- Sambungan dan baut sistem kemudi.
- Bak roda gigi kemudi.
- Suspensi depan termasuk ball joint.
- Batang-batang kemudi
- Lumasi bagian-bagian tersebut, jika gerakannya kurang lancar.
- Penyetelan kelurusan roda-roda kemudi perlu dilakukan di bengkel dengan peralatan yang khusus untuk mendapatkan hasil yang baik.
9. Kendaraan memantul berlebihan
meskipun hanya melewati jalan yang sedikit tidak rata.
Kemungkinan
Penyebab
- Tekanan ban terlalu tinggi.
- Peredam kejut (shock absorber) lemah atau rusak.
Pemeriksaan
dan Perbaikan
- Bila pada saat kendaraan tidak terlalu banyak membawa beban, sedangkan tekanan ban terlalu tinggi dapat menimbulkan pantulan, sehingga terasa kurang nyaman. Sesuaikan tekanan ban sesuai persyaratannya.
- Parkir di tempat yang rata, periksa kondisi peredam kejut dengan menekan kendaraan pada salah satu ujungnya. Jika kendaraan hanya memantul sekali atau dua kali berarti peredam kejut (shock absorber) masih baik. Tetapi, jika pantulan lebih lama, periksa kondisi peredam kejut, barangkali terdapat kebocoran atau kerusakan. Peredam kejut juga dapat diperiksa dengan memegangnya segera sesudah kendaraan berhenti. Jika terasa panas, berarti peredam kejut masih baik. Sebaliknya jika terasa dingin, berarti sudah rusak.
10. Ban cepat kempes meskipun tekanan
sudah sesuai dengan persyaratan.
Kemungkinan
Penyebab
- Kerusakan pentil.
- Terdapat benda yang menusuk bagian luar, di antara telapak ban.
Pemeriksaan
dan Perbaikan
- Pentil yang terdapat di ban dalam merupakan katup searah. Kerusakan atau kesalahan dalam pemasangan pentil dapat menyebabkan udara di dalam ban dalam mudah keluar pada saat kendaraan dibebani. Periksa pentil dengan membuka tutupnya. Oleskan air sabun atau ludah pada lubang pentil. Jika timbul gelembung udara, menandakan adanya udara yang keluar dari pentil yang berarti terjadi kebocoran. Kencangkan pentil dengan kuncinya (tutup pentil). Jika masih bergelembung, pentil sebaiknya diganti.
- Bila kondisi pentil sudah baik, tetapi ban tetap cepat kempes, sebaiknya kondisi ban diperiksa. Barangkali dari perbaikan sebelumnya masih tersisa paku atau benda runcing lain yang menusuk ban luar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar